Perubahan era konvensional menjadi era digital membuat banyak aktivitas manusia berubah, termasuk aktivitas bisnis. Sobat yang memiliki bisnis pasti sudah tahu bahwa saat ini aktivitas pemasaran pun banyak dilakukan secara online. Istilah inilah yang disebut dengan digital marketing. Biasanya aktivitas ini meliputi aktivitas pemasaran dengan memanfaatkan kecanggihan internet.
Nah, cara lain yang kerap dilakukan oleh para pebisnis adalah dengan memanfaatkan jasa influencer marketing. Pendekatan ini biasanya dilakukan untuk menargetkan konsumen yang ada di media sosial. Namun, apa sih influencer marketing itu sebenarnya?
Yuk, simak dalam artikel di bawah ini!
Definisi influencer marketing
Di era digital seperti saat ini, media sosial sudah menjadi hal yang mengisi keseharian kita. Bukan hanya untuk hiburan, kebutuhan informasi, edukasi, berbelanja, dan sebagainya, juga bisa diperoleh dengan memanfaatkan media sosial. Tidak heran aktivitas bisnis pun merambah ke media digital ini.
Sebagai orang yang aktif menggunakan media sosial, Sobat mungkin sudah sering melihat artis-artis di media sosial, misalnya Instagram, mendapatkan endorse dari sebuah brand. Nah, artis-artis yang menerima endorse tersebut dikenal dengan istilah lain, yakni influencer marketing.
Sebenarnya bukan hanya jasa artis lho yang banyak dipakai dalam media pemasaran ini, ada juga berbagai influencer lain seperti blogger, selebgram, youtuber, dan berbagai figur publik yang memiliki peran penting di kalangan masyarakat. Biasanya, seseorang kita sebut sebagai influencer di media sosial ketika ia sudah memiliki puluhan ribu hingga jutaan pengikut atau pelanggan di media sosial.
Saat ini seseorang dengan ribuan followers pun bisa dikategorikan sebagai influencer jika memang ia memiliki pengaruh yang besar di masyarakat. Mereka bisa dijadikan sebagai trend setter dalam skala kecil maupun besar. Itulah sebabnya banyak pebisnis memutuskan untuk melakukan kerja sama dengan para influencer. Nah, sejauh ini mulai paham tentang influencer marketing kan, Sobat?
Influencer marketing adalah salah satu strategi pemasaran via media digital yang bisa diandalkan oleh pebisnis untuk meningkatkan brand awareness. Bukan hanya itu, influencer marketing juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sales sesuai dengan target pasar yang telah ditentukan.
Selain beberapa manfaat di atas, ada beberapa manfaat lain yang bisa Sobat dapatkan dari influencer marketing.
Manfaat influencer marketing bagi pebisnis
Sebelumnya sudah dijelaskan beberapa manfaat yang bisa Sobat dapatkan jika Sobat memanfaatkan influencer marketing untuk kemajuan bisnis. Sekarang Sobat bisa tahu beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan melalui strategi pemasaran digital yang satu ini.
Word of mouth
Secara sederhana, istilah word of mouth diartikan sebagai kondisi di mana seseorang merekomendasi produk atau memberikan informasi tentang produk tersebut kepada banyak orang. Biasanya hal ini dilakukan melalui akun media sosial pribadinya.
Banyak pebisnis yang mengakui bahwa cara ini terbukti efektif karena pesan tentang produk bisnis dapat disampaikan dan tersebar dengan mudah bagi followers sang influencer. Hal ini juga menunjukkan bahwa promosi dari mulut ke mulut tetap berlaku di era digital.
Produk Sobat menjadi pusat perhatian
Semua pemilik bisnis pasti menginginkan produk atau brand-nya menjadi pusat perhatian. Dengan cara ini, penjualan produk akan lebih mudah dilakukan.
Nah, jika Sobat mau produk yang Sobat tawarkan menjadi pusat perhatian, Sobat bisa menggandeng influencer yang sedang viral sebagai partner bisnis.
Sobat pasti tahu BTS, grup boyband asal Korea yang memiliki penggemar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Sebagai influencer, BTS dipercaya oleh berbagai brand dari berbagai bidang sebagai partner yang tepat untuk memasarkan produk mereka. Hal yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini adalah BTS Meal, di mana McDonald’s menggandeng BTS untuk menjalankan peran untuk melancarkan strategi influencer marketing.
Karena banyaknya komunitas fans yang dimiliki oleh BTS di Indonesia, strategi ini pun berjalan dengan sangat baik. McDonald’s menjadi pusat perhatian dan sempat viral di media sosial. Penjualannya pun melambung tinggi. Banyak fans BTS yang rela mengantri selama berjam-jam untuk membeli produk McDonald’s tersebut.
Menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan penjualan
Salah satu keuntungan menggunakan strategi influencer marketing adalah adanya peningkatan brand awareness, artinya semakin banyak orang yang kenal dengan produk Sobat. Jika Sobat menggunakan jasa influencer yang memiliki followers dalam jumlah jutaan, maka Sobat pun memiliki potensi konsumen sejumlah followers tersebut. Nah, semakin populer produk yang Sobat tawarkan, semakin besar kemungkinan produk tersebut mengalami peningkatan penjualan.
Produk lebih mudah dipercaya oleh pasar
Jika Sobat memilih melakukan promosi produk secara konvensional, Sobat pasti membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuat konsumen percaya dengan apa yang Sobat tawarkan. Namun, jika Sobat menggunakan strategi influencer marketing, dan yang memasarkan produk Sobat adalah seorang figur publik, kepercayaan konsumen pun akan lebih mudah didapatkan.
Misalnya Sobat memiliki produk yang berkaitan dengan kesehatan, lalu Sobat bekerja sama dengan seorang dokter yang merupakan figur publik. Nah, jika sang dokter sebagai ahli kesehatan ikut mempromosikan produk Sobat, otomatis produk tersebut menjadi lebih dipercaya masyarakat.
Menjadi lebih dekat dengan konsumen
Menggunakan jasa seorang influencer untuk melakukan pemasaran dapat bekerja dengan baik untuk membangun kedekatan antara produk Sobat dengan Sobat. Hal ini dikarenakan sang influencer dapat memberikan edukasi mengenai fungsi, manfaat, hingga cara pemakaian produk Sobat secara langsung di depan followers-nya.
Nah, agar interaksi dapat berjalan dengan baik, Sobat harus berhati-hati dalam memilih influencer yang akan memasarkan produk Sobat. Tidak semua influencer memiliki followers asli. Beberapa dari mereka membeli followers, artinya para followers tersebut tidak dapat melakukan interaksi dua arah dengan sang influencer. Jika Sobat sampai salah pilih influencer, biaya yang Sobat keluarkan untuk strategi ini pun akan sia-sia.
Tepat untuk bisnis dengan target pasar Milenial dan Generasi Z
Saat ini media sosial memang digunakan oleh orang-orang dari berbagai kalangan usia. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa Milenial dan Gen Z adalah dua generasi yang dominan menguasai media sosial, termasuk generasi yang paling banyak melakukan interaksi atau terpapar pengaruh figur publik.
Dengan fakta ini, Sobat pasti segera mengerti bahwa strategi influencer marketing adalah strategi pemasaran yang sangat efektif dilakukan jika target pasar Sobat adalah Millennial dan Gen Z. Dengan strategi ini, bisnis Sobat dipastikan akan berjalan lebih lancar deh!
Nah, itulah beberapa hal yang perlu Sobat ketahui tentang influencer marketing, mulai dari pengertian hingga manfaat yang bisa Sobat dapatkan melalui strategi ini. Sekarang Sobat sudah tahu betapa kerennya strategi ini jika diaplikasikan untuk produk Sobat kan?
Selain influencer marketing, ada banyak hal lain yang dapat membantu kemajuan bisnis Sobat. Jangan pernah menyerah dan sukses selalu untuk bisnisnya ya Sobat!

